KARYA INOVATIF TYPE PRESS UNTUK BAN BOCOR DARI SISWA SMK

Assalamualikum Sahabat Kuncimedia
Salam berbudi.....Siswa SMK harus kreatif dan berinovatif jangan Cuma menerima pelajaran dari guru tapi harus berani mengembangkan materi tersebut dalam karya nyata. Karena selama saya mengajar di SMK belum ada siswa yang menghasilkan karya sendiri yang inovatif yang dapat bermanfat untuk orang lain. Siswa SMK jangan banyak mengeluh belum ada alat ini dan itu tapi coba berkarya dengan alat sederhana atau sedikit tapi bisa menjadi peluang bisnis yang besar.

Ini adalah salah satu yang dilihat oleh seorang siswa SMK peluang apa yang dapat diciptakan dari lingkungan sekitar wilayahnya bila berpergian dengan motor tapi dalam perjalanan ban bocor.  Mengalami ban bocor ketika berkendara motor memang menyebalkan apalagi berada jauh dari tukang tambal ban. Mungkin alat ciptaan siswa SMK N 1 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah bisa menjadi solusi, yaitu alat tambal ban portabel yang bisa disimpan di bagasi motor.

Nama alat tersebut adalah Tyre Press. Alat utamanya berupa rangkaian besi berbentuk P yang bagian bawahnya terdapat tuas untuk memutar, kemudian ada alat lain yang ukurannya juga tidak besar yaitu besi untuk mencongkel ban dalam, kompon serta kertas.

Penemunya yaitu Muhammad Alfan Alvian mencoba mempraktikkan pemakaian Tyre Press, yaitu pertama mengeluarkan ban dalam menggunakan besi cukil dan mencari titik bocor. Kemudian gunakan gerinda pada besi untuk menggosok ban di bagian bocor agar kasar.

"Beri kompon pada lubang kemudian balut dengan kertas HVS. Lalu tempelkan ke leher knalpot yang masih panas dan kunci pakai Tyre Press," kata Alfan ketika berada di Gedung Gradhika kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Semarang.

Alat utama Tyre Press berfungsi menjepit ban yang sudah diberi kompon dan dibalut kertas ke leher knalpot dengan kencang hingga kompon melebur di ban dan menutup lubang. Agar knalpot tetap panas, maka mesin harus dalam kondisi menyala. Tidak butuh waktu lama, cukup 5 sampai 15 menit maka lubang di ban sudah tertambal.

"Beri air sebelum dilepas agar hasil penambalan mengering dan dingin. Jika sudah dingin maka lepas jepitan dan lihat hasilnya," tandas Alfan.

Kemudian bagaimana cara memompa bannya? Masih ada satu alat praktis lagi yaitu alat Kompresor Engine berupa selang dengan penghubung antara ujung knalpot dengan pentil ban. Caranya mudah selang disambungkan dengan ujung knalpot dan pentil, kemudian motor distater manual dengan posisi mesin off. "Mesin harus off, kemudian distater nanti bannya akan terisi angin meskipun mesin mati," tandasnya.

Perlengkapan tersebut cukup praktis dan muat dimasukkan bagasi, namun sayangnya baru bisa digunakan untuk motor jenis matic. Alfan masih mengembangkan agar alatnya tersebut bisa untuk berbagai jenis motor oleh karena itu perlu penyesuaian alat agar pas untuk leher knalpot motor apapun. Jika bisa diproduksi massal, harga jualnya cukup murah tidak sampai Rp 100 ribu. "Kepikiran bikin alat ini karena pernah bocor ban pas di hutan," ujarnya.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Tengah, Tegoeh Wynarno mengatakan inovasi yang dikembangkan siswa SMK N 1 Kedungwuni Kabupaten Pekalonga itu sangat bermanfaat. Pihaknya akan melakukan pendampingan kepada penemu untuk pengembangan alat. "Kami akan lakukan pendampingan. Alat ini sudah diikutkan juga dalam lomba Krenova (Kreasi dan Inovasi Masyarakat) Pemprov Jateng," tegas Tegoeh. (Sumber : oto.detik.com)

Demikianlah informasi karya siswa SMKN dari Pekalongan yang  membuat Type press untuk ban Bocor  yang dapat disimpan dalam bagasi. Bila kena masalah ban bocor mudah digunakan dan praktis. Semoga karya inovatif siswa SMK semakin bermunculan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Semoga bermanfaat

0 Response to "KARYA INOVATIF TYPE PRESS UNTUK BAN BOCOR DARI SISWA SMK "

Post a Comment