PERENCANAAN METODE KARYA WISATA LEBIH EFEKTIF DAN MENARIK DIGUNAKAN DALAM PEMBELAJARAN SISWA

Assalamualaikum Sahabat Kuncimedia
Salam berbudi.....Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan Diklat Kepala Laboratorium dan Perpustakaan angkatan 24 diHotel Pramesti mulai 17 Juli – 31 Juli 2016.  Peserta diklat Kepala Laboratorium dan Perpustakaan sebanyak 74 orang dari seluruh nusantara Indonesia. Pelaksana diklat oleh edc fkip UNS bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas guru  dalam tugas tambahan sebagai Kepala lab dan Perpustakaan.   

Pembukaan diklat oleh Dekan FKIP UNS bapak Prof. Dr Joko Nurkamto, M.Pd.  Joko Nurkamto yang sering disapa pak Joko menjelaskan persyaratan guru dikatakan sudah profesional harus memiliki 3 poin yakni  sudah menjabat Kepala Laboratorium atau Kepala Perpustakaan selama 3 tahun, lulusan sarjana (S1), dan sudah mengikuti diklat kepala Laboratorium atau Pepustakaan  dengan pola 130 jam.

Inilah Galeri photo penyelenggaraan Diklat Kepala laboratorium IPA-IPS-Bahasa dan TIK sevbagai berikut 

Pemateri pertama diklat kalab
kekompakan kelompok karya wisata
Hasil kelompok 3
Hasil Kelompok 1
Hasil kelompok 2
Hasil Kelompok V
Hasil kelompok IV
Setelah pembukaan dilanjutkan dengan pemberian materi pertama oleh ketua pelaksana edc fkip uns Dr.M.Masykuri, M.Si sekaligus Ketua prodi S2 Sains. Materi  yang disampaikan oleh masyrmengenai Perkembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Jadual waktu diklat  sangat padat dimulai pukul 08.00 – 17.00. 

Setelah itu dilanjutkan pemateri kedua. Pada penjelasan materi yang kedua tepat setelah isoma, Kepala Laboratorium dan Kepala Perpustakaan di pisah karena materi yang diberikan juga berbeda. Peserta diklat kalab di jadikan satu ruangan untuk penjelasan materi diklat. Peserta Diklat tersebut terdiri dari Kalab IPA,IPS,Bahasa dan TIK).

Pemateri pertama pada diklat Kalab oleh  Dr. Tri Mulyaningsih, Msc  yang menjelaskan mengenai Metode karya wisata yang digunakan dalam pembelajaran untuk menghasil output siswa yang bagus.  Metode karya wisata ini bisa dibuat oleh guru maupun penugasan yang diberikan kepada siswa.

Dalam akhir pemberiaan materi dilakukan pembagian lima kelompok yang membahas tentang cara perencanaan yang tepat dalam pembelajaran menggunakan karya wisata. Masing-masing kelompok membuat karya wisata dengan materi yang ditentukan melalui undian. Perencanaan karya wisata  tersebut meliputi :a).Judul Menarik,b). Tujuan, c) Analisa yang dilakukan, d). Struktur, Tugas dan tanggung Jawab, e). Jadual kegiatan, f). Alat dan bahan dan g). Pengawasan/Monev

Pada akhir tugas kelompok  metode menggunakan karya wisata dalam pembelajaran yang banyak ditunggu para peserta diklat yakni adalah hasil pengumuman yang menjadi terbaik.  Terbaik pertama (1) dimenangkan oleh kelompok lima (5) dengan Judul Catfish Burger.  Anggota Kelompok lima (5) adalah Budi Laksono (Ketua), Bambang Tri Utomo (Sekretaris), Ukiran Sarumatia, Iva Yuni Astuti, Sri Astuti,  dan Sri Artha Khrisna Dewi (Gaude).

Demikianlah informasi tentang pembukaan yang dilanjutkan pemateri dalam diklat Kepala laboratorium dan Kepala perpustakaan angkatan 24 oleh tim edc fkip UNS solo. Semoga dengan mengikuti diklat ini mampu meningkatkan profesionalitas guru dalam melaksankan tugas tambahan sebagai Kepala laboratorium dan perpustakaan di sekolahnya masing-masing. Dan Pebelajaran dengan metode karya wisata akan mepermudah siswa memahami dan menerapkan karena sangat menyenangkan dan mengasikkan sehingga lebih efektif. Semoga informasi ini bermanfaat. 

0 Response to "PERENCANAAN METODE KARYA WISATA LEBIH EFEKTIF DAN MENARIK DIGUNAKAN DALAM PEMBELAJARAN SISWA"

Post a Comment